Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-17 01:16:07【Tempat Makan】136 orang sudah membaca
PerkenalanMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyatini menjawab pertan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyatini memastikan persiapan tata kelola untuk ekosistem pendukung program makan bergizi gratis (MBG), yang rencananya akan diatur dalam bentuk peraturan presiden (perpres).
"Kita siapkan rencana perpres tentang tata kelola, bagaimana ekosistem untuk dukungan MBG-nya, termasuk juga bagaimana tata kelola di dalam MBG-nya sendiri. Jadi, nanti akan keluar rencana perpres yang kaitannya dengan organisasi MBG-nya," kata Menteri Rini di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, Jakarta, Selasa.
Adapun Kementerian PANRB berperan melakukan penataan tata kelola dan kelembagaan UPT Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (KPPG) dan SPPG serta pemenuhan sumber daya manusia (SDM) yang terlibat.
Selain itu, Kementerian PANRB juga mendorong percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital untuk mendukung efektivitas program MBG.
Rancangan Perpres tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG itu secara umum mengatur rangkaian tata kelola penyelenggaraan program MBG agar program dapat berjalan efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Ruang lingkup pengaturan meliputi lima aspek yakni perencanaan; anggaran; manajemen kinerja dan ASN; pengawasan dan pengendalian; serta pengadaan barang/jasa.
Ngak hanya itu, pemerintah juga telah mengatur implementasi MBG melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis.
Tim koordinasi yang terdiri atas sinergi 13 kementerian/lembaga (K/L) terkait ini bertugas mendukung penyelenggaraan MBG melalui sinkronisasi, koordinasi, monitoring, evaluasi, dan pengendalian penyelenggaraan salah satu program prioritas ini.
"Terkait tim koordinasi untuk percepatan pelaksanaan MBG, tentunya Kementerian PANRB memastikan tata kelola bisa dilaksanakan secara seksama, karena untuk pelaksanaan MBG itu ada dua hal, pemberian MBG-nya, lalu bagaimana dukungan ekosistem dari kementerian dan lembaga," ujar Menteri Rini.
Baca juga: Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus
Baca juga: Sukseskan MBG, Kementerian PANRB perkuat kelembagaan BGN
Baca juga: Kementerian PANRB dorong optimalisasi LAPOR! dalam program MBG
Suka(22573)
Artikel Terkait
- Kapolri cek langsung kesiapan sarpras tanggap darurat bencana
- SPPG Margomulyo andalkan pasokan petani dan usaha lokal untuk MBG
- Dinkes DKI catat 1,9 juta kasus ISPA hingga Oktober 2025
- Mendag beri UKM Pangan Award, dorong daya saing pangan lokal
- Literasi bisnis dinilai penting tingkatkan daya saing pelaku ekraf
- Ammar Zoni tempati sel di Lapas Karanganyar Nusakambangan
- BKKBN laksanakan program PASTI percepat penurunan stunting di Kalbar
- BPKH: Pelaku usaha RI berpeluang garap 30 persen ekosistem haji
- Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma
- Pemkot Makassar
Resep Populer
Rekomendasi

Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown

Rutan Cipinang

Dinkes Sumsel temukan 390.354 kasus ISPA hingga September 2025

Penulis "I Want to Die But I Want to Eat Tteokbokki" meninggal dunia

Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG

Mulut bersih, tenggorokan sehat: ini manfaat kumur dengan air garam

Hidung Sering Berair (Meler)? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kemendag buka akses ekspor kuliner Indonesia ke lima negara